(0287) 472 433 [email protected]

MASTA PMB 2026 UNIMUGO, JADI AWAL MAHASISWA BARU MENGANAL KAMPUS DAN KEHIDUPAN PERGURUAN TINGGI

Prosesi Penyematan Jas Almamater dan Foto Bersama. Dok. Foto Humas UNIMUGO

GOMBONG – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) melaksanakan Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (MASTA PMB) Tahun Akademik 2026/2027 selama tiga hari, Selasa–Kamis, 29 September–1 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi rangkaian awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan perguruan tinggi, kehidupan akademik, nilai-nilai Kemuhammadiyahan, serta berbagai ruang pengembangan diri yang tersedia di UNIMUGO.

Ketua Panitia MASTA PMB 2026, Tiyan Fathurokhman, M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa sebelum memasuki rangkaian utama MASTA, panitia telah melaksanakan Matrikulasi dan Technical Meeting sebagai bentuk pembekalan dan persiapan mahasiswa baru.

Matrikulasi memberikan gambaran awal mengenai lingkungan perguruan tinggi, proses pembelajaran, kehidupan akademik, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan mahasiswa dalam menjalani perkuliahan. Sementara itu, Technical Meeting memberikan pembekalan teknis terkait rangkaian kegiatan MASTA, pembagian kafilah, tata tertib, ketentuan peserta, serta perlengkapan yang harus dipersiapkan.

Setelah melalui kedua tahapan tersebut, mahasiswa baru mengikuti rangkaian utama MASTA selama tiga hari yang meliputi MASTA Universitas, MASTA Ke-IMM-an, dan Ekspo Organisasi Mahasiswa (Ormawa).

Pada hari pertama, MASTA Universitas difokuskan pada pengenalan lingkungan dan kehidupan kampus. Mahasiswa baru diperkenalkan dengan pimpinan universitas, fakultas, program studi, unit kerja, serta berbagai fasilitas yang tersedia di UNIMUGO.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk memahami kehidupan akademik dan nonakademik sekaligus membangun interaksi dengan sesama mahasiswa baru.

UNIMUGO Siapkan SDM Unggul dan Berkemaju an

Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa baru yang telah memilih UNIMUGO sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi.

“Selamat kepada adik-adik mahasiswa baru yang telah memilih Universitas Muhammadiyah Gombong untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi,” ujarnya.

Rektor menyampaikan bahwa hingga pelaksanaan MASTA PMB 2026, tercatat 1.028 mahasiswa baru yang bergabung di UNIMUGO.

Menurutnya, UNIMUGO terus melakukan berbagai persiapan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, mulai dari penataan akademik, kurikulum, sistem pembelajaran, hingga sarana dan prasarana pendukung pendidikan.

“SDM berkemajuan memiliki beberapa karakter penting, di antaranya akhlak mulia, karakter yang baik, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kemampuan di bidang digital,” jelasnya.

Melalui rangkaian MASTA PMB 2026, UNIMUGO berharap mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga memahami nilai-nilai yang menjadi dasar dalam kehidupan akademik dan kemahasiswaan.

MASTA menjadi langkah awal untuk membangun mahasiswa yang berkarakter, berilmu, berkemajuan, dan siap berkembang selama menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Gombong./TAY

 

UNIMUGO BEKALI 159 MAHASISWA KEPERAWATAN DENGAN KOMPTENSI KEGAWATDARURATAN MELALUI PELATIHAN BTCLS

 

Foto bersama usai kegiatan BTLCS gelombang I dan II Prodi Keperawatan Program Sarjana. Dok.Foto Humas UNIMUGO.

GOMBONG – Sebanyak 159 mahasiswa Program Studi Keperawatan Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) mengikuti Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan.

Pelatihan dilaksanakan secara blended learning dengan metode pembelajaran selama enam hari, terdiri atas tiga hari secara daring dan tiga hari secara luring. Kegiatan dibagi menjadi dua gelombang untuk memberikan pembelajaran yang lebih efektif dan terarah kepada seluruh peserta.

Gelombang pertama diikuti oleh 74 peserta dan berlangsung pada 14–19 September 2026. Selanjutnya, gelombang kedua diikuti oleh 85 peserta dan dilaksanakan pada 21–26 September 2026.

Ketua Program Studi Keperawatan Program Sarjana, Ns. Tri Sumarsih, MNS., Ph.D., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan BTCLS tahun ini diikuti oleh 159 mahasiswa. Pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan bekal pengetahuan sekaligus keterampilan yang dibutuhkan mahasiswa dalam menghadapi berbagai kondisi kegawatdaruratan.

BTCLS merupakan pelatihan yang memberikan pembelajaran mengenai penanganan trauma dan kegawatdaruratan jantung, bantuan hidup dasar, serta tindakan awal pada pasien dalam kondisi kritis. Melalui pembelajaran teori dan praktik, mahasiswa diharapkan mampu memahami langkah penanganan secara sistematis, cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNIMUGO, Ns. Diah Astutiningrum, M.Kep., dalam sambutannya menekankan pentingnya pembekalan keterampilan kegawatdaruratan bagi mahasiswa keperawatan. Kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu memberikan respons yang tepat ketika menghadapi pasien dengan kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

Pelaksanaan pelatihan BTCLS ini menjadi salah satu bentuk komitmen FIKES UNIMUGO dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan mahasiswa menjadi tenaga keperawatan yang kompeten, profesional, sigap, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin siap mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan kegawatdaruratan dalam praktik keperawatan, baik selama proses pendidikan maupun ketika nantinya terjun memberikan pelayanan kepada masyarakat./TAY

 

ASESMEN LAPANGAN AKREDITASI TEKNIK INDUSTRI UNIMUGO, LANGKAH PENGUATAN MUTU DAN KUALITAS PENDIDIKAN

Asesmen Lapangana AkreditasI Prodi Teknik Industri dilaksanakan secara daring dari Lam-Teknik. Dok.Foto Humas UNIMUGO

Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) terus berkomitmen meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Humaniora, yang dilaksanakan pada Rabu, 16 September 2026.

Kegiatan asesmen lapangan menjadi salah satu tahapan penting dalam proses akreditasi Program Studi Teknik Industri. Melalui kegiatan ini, kesiapan program studi dalam memenuhi standar mutu pendidikan, tata kelola, sumber daya manusia, pembelajaran, sarana prasarana, serta berbagai aspek pendukung lainnya dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan UNIMUGO, Fakultas Sains dan Humaniora, Program Studi Teknik Industri, dosen, tenaga kependidikan, serta tim asesor dari LAM Teknik.

Dekan Fakultas Sains dan Humaniora UNIMUGO, Ir. Eko Ari Wibowo, M.T., menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan momentum penting bagi Program Studi Teknik Industri untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan.

Menurutnya, proses akreditasi tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan standar, tetapi juga menjadi kesempatan bagi program studi untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Tim Asesor LAM Teknik, Komarudin, S.T., M.Eng., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan proses untuk melihat secara langsung kesesuaian antara dokumen yang telah disampaikan dengan kondisi nyata di lapangan.

Proses asesmen dilakukan melalui berbagai kegiatan, antara lain verifikasi dokumen, wawancara dengan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta pemangku kepentingan, dan peninjauan berbagai fasilitas pendukung kegiatan akademik.

Melalui asesmen lapangan ini, Program Studi Teknik Industri UNIMUGO diharapkan semakin mampu memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen UNIMUGO dalam mewujudkan program studi yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing, serta terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan dunia industri./TAY

 

BEKALI CALON LULUSAN HADAPI DUNIA KERJA DAN PERKUAT KARAKTER, UNIMUGO GELAR JOB FAIR DAN BAITUL ARQAM PURNA STUDI

Foto peserta terbaik Jobfair dan Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026. Dok.Foto Humas UNIMUGO

GOMBONG, UNIMUGO – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menyelenggarakan Job Fair & Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026 sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa tingkat akhir dan calon wisudawan/wisudawati menghadapi dunia profesional sekaligus memperkuat bekal spiritual dan Kemuhammadiyahan.

Mengusung tema “Membentuk Lulusan Berdaya Saing, Unggul dan Berkarakter untuk UNIMUGO Bertransformasi”, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 9–11 September 2026, di lingkungan Universitas Muhammadiyah Gombong.

Kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai ruang untuk mempertemukan calon lulusan dengan dunia kerja melalui Job Fair, tetapi juga menjadi wadah pembekalan melalui Baitul Arqam Purna Studi. Dengan demikian, lulusan diharapkan memiliki kesiapan yang lebih utuh, baik dari sisi kompetensi, wawasan karier, karakter, maupun nilai-nilai Kemuhammadiyahan.

Bekal Memasuki Dunia Profesional

Ketua Panitia, Apt. Muhromim, M.Farm., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada mahasiswa tingkat akhir dan calon wisudawan/wisudawati mengenai Kemuhammadiyahan serta wawasan seputar dunia kerja.

Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu peserta mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum maupun setelah memasuki dunia profesional. Mulai dari kesiapan menghadapi proses rekrutmen, memahami dinamika dunia kerja, hingga membangun karakter dan sikap profesional.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta memiliki kesiapan yang lebih baik untuk melangkah ke dunia kerja dengan membawa kompetensi, karakter, serta nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di UNIMUGO,” demikian pokok laporan Ketua Panitia.

Diikuti 423 Peserta

Antusiasme peserta dalam kegiatan ini cukup tinggi. Tercatat sebanyak 423 peserta mengikuti rangkaian Job Fair & Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026, termasuk 20 peserta yang mengikuti secara online.

Peserta berasal dari berbagai program studi di lingkungan UNIMUGO, meliputi:

Fakultas Ilmu Kesehatan

  • S1 Farmasi: 66 peserta
  • S1 Kebidanan: 52 peserta dan 19 peserta
  • S1 Keperawatan: 52 peserta
  • Profesi Apoteker: 41 peserta
  • D3 Keperawatan: 34 peserta
  • Profesi Ners A: 33 peserta
  • Profesi Ners B: 28 peserta
  • Profesi Bidan: 14 peserta
  • D3 Kebidanan: 10 peserta

Fakultas Sains dan Humaniora

  • S1 Manajemen: 28 peserta
  • S1 Hukum: 17 peserta
  • S1 Teknik Industri: 9 peserta

Selain itu, sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan secara daring.

Menariknya, peserta dari Program Profesi Apoteker berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka datang dari Sulawesi Tengah, Lampung, Batam, Palembang, Lombok, Madura, Denpasar, Kalimantan Barat, Sumbawa, Raja Ampat, Ambon (Maluku), Gorontalo, Sorong (Papua Barat Daya), Bekasi, hingga Tigaraksa, Banten.

Keragaman asal peserta tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa kiprah pendidikan UNIMUGO telah menjangkau mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia.

Perkuat Karakter dan Nilai Kemuhammadiyahan

Dalam sambutan Rektor UNIMUGO yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang III, Ns. Dr. Ike Mardiati Agustin, M.Kep., Sp.Kep.J., disampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter dan nilai yang menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia profesional.

Melalui Baitul Arqam Purna Studi, calon lulusan diberikan ruang untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Kemuhammadiyahan sebelum menyelesaikan masa studinya.

Sementara melalui Job Fair, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai peluang dan kebutuhan dunia kerja. Perpaduan kedua agenda tersebut menjadi bagian dari komitmen UNIMUGO dalam menyiapkan lulusan yang unggul, berdaya saing, profesional, serta berkarakter Islami.

Hadirkan Tokoh dan Mitra Strategis

Rangkaian Job Fair & Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026 juga menghadirkan sejumlah tokoh dan narasumber, di antaranya Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.I.Kom., Wakil Menteri P2MI/Perlindungan Pekerja Migran Indonesia; Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., Rektor UNIMUGO; Joko Purnomo, M.M., Ketua PDM Kebumen; Dr. Dodok Sartono, S.E., M.M., Sekretaris PWM Jawa Tengah; serta Mintaraga Eman S., Lc., MA., Wakil Ketua PDM Banyumas.

Kehadiran para tokoh tersebut memberikan perspektif yang beragam bagi peserta, khususnya terkait dunia kerja, pengembangan diri, Kemuhammadiyahan, serta tantangan yang akan dihadapi generasi muda setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Langkah Menuju Lulusan UNIMUGO yang Unggul dan Berdampak

Job Fair & Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen UNIMUGO dalam memastikan proses pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi berlanjut pada kesiapan lulusan untuk berkarya, berkontribusi, dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, UNIMUGO terus mendorong lahirnya lulusan yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, memiliki daya saing di dunia kerja, serta tetap membawa nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan dalam setiap langkah pengabdiannya./TAY

 

PENDAMPINGAN PENDIRIAN FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIMUGO SIAPKAN LANGKAH STRATEGIS MENUJU PUSAT KEILMUAN KESEHATAN UNGGULAN

Peninjauan Gedung Fakultas Kedokteran UNIMUGO. Dok. Foto Humas

 

Gombong, 9 September 2026 — Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) terus memantapkan langkah menuju pendirian Fakultas Kedokteran. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan Pendampingan Pendirian Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Gombong yang dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, di Ruang Kuliah 1 UNIMUGO.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UNIMUGO, Ir. M. Yahya Fuad, S.E. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan pendampingan sebagai bagian dari langkah strategis UNIMUGO dalam mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran. Menurutnya, pendirian Fakultas Kedokteran merupakan sebuah langkah besar yang membutuhkan kesiapan, perencanaan matang, serta sinergi dari seluruh unsur universitas dan pihak terkait.

Beliau berharap proses pendirian Fakultas Kedokteran dapat dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, tidak hanya dari sisi administratif dan sarana prasarana, tetapi juga dari kesiapan sumber daya manusia, tata kelola, akademik, serta penguatan jejaring kerja sama.

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Prof, Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum memberikan apresiasi atas ikhtiar UNIMUGO dalam mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran. Proses ini tentu tidak hanya membutuhkan kesiapan secara administratif, tetapi juga kesiapan akademik, sumber daya manusia, sarana prasarana, tata kelola, jejaring rumah sakit, serta dukungan seluruh elemen persyarikatan.

Karena itu, seluruh proses persiapan harus dilakukan secara terencana, bertahap, dan berbasis standar mutu. Setiap persyaratan perlu dipetakan dengan baik, kemudian disiapkan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur pimpinan universitas, fakultas, persyarikatan, rumah sakit, tenaga akademik, maupun mitra strategis lainnya.

Selanjutnya, sambutan sekaligus pemaparan disampaikan langsung oleh Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si.

Dalam paparannya, Rektor menjelaskan berbagai kesiapan dan persyaratan yang telah dimiliki UNIMUGO sebagai bagian dari proses pendirian Fakultas Kedokteran. Salah satunya adalah kesiapan sumber daya manusia dan pengembangan akademik yang terus diperkuat.

UNIMUGO saat ini memiliki 7 program studi dengan akreditasi Unggul. Selain itu, terdapat 21 Dosen yang sedang menempuh Program Doktor (S3),13 dosen yang telah terdata secara resmi di PDDIKTI, sementara 8 dosen lainnya telah menyelesaikan pendidikan namun masih menunggu penerbitan ijazah.

Dari sisi jabatan akademik, sebanyak 6 dosen telah menduduki jabatan Lektor Kepala, sedangkan 4 dosen lainnya sedang dalam proses pengajuan tahap II. Kondisi tersebut menjadi salah satu modal penting dalam penguatan kapasitas akademik UNIMUGO.

Tidak hanya pada aspek akademik, UNIMUGO juga terus menjaga tata kelola dan akuntabilitas kelembagaan. Hal ini ditunjukkan dengan diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama empat tahun berturut-turut.

Arah Transformasi Strategis

Dalam kegiatan tersebut juga dipaparkan arah transformasi strategis pendirian Fakultas Kedokteran UNIMUGO. Pendirian Fakultas Kedokteran dipandang sebagai bagian dari langkah jangka panjang untuk memperkuat UNIMUGO sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdampak, khususnya dalam bidang kesehatan.

Sejalan dengan rencana tersebut, UNIMUGO juga menyiapkan strategi pengembangan program studi magister sebagai penguatan jenjang pendidikan dan keilmuan. Beberapa program magister yang menjadi prioritas meliputi:

  • Magister Keperawatan
  • Magister Hukum Kesehatan
  • Magister Manajemen Rumah Sakit
  • Magister Kebidanan

Pengembangan tersebut diharapkan dapat membangun ekosistem pendidikan kesehatan yang semakin lengkap, mulai dari pendidikan vokasi, sarjana, profesi, hingga jenjang magister dan kedokteran.

Menuju Pusat Keilmuan Kesehatan Unggulan

Pendirian Program Studi Kedokteran menjadi salah satu prioritas UNIMUGO karena dinilai strategis dalam mendukung visi kampus menuju pusat keilmuan kesehatan unggulan.

Melalui penguatan sumber daya manusia, pengembangan program studi, tata kelola yang baik, serta jejaring kemitraan, UNIMUGO terus mempersiapkan diri agar mampu menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. dr. Budu, Ph.D., SpM memberikan pendampingan dan pengarahan terkait pendirian Fakultas Kedokteran. Beliau menyampaikan berbagai kiat dan strategi yang perlu dipersiapkan agar proses pendirian dapat berjalan secara sistematis dan memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan.

Pendampingan ini menjadi momentum penting bagi UNIMUGO untuk melakukan evaluasi, memperkuat kesiapan, sekaligus menyusun langkah strategis menuju terwujudnya Fakultas Kedokteran.

Dengan semangat UNIMUGO Unggul, Islami, Berkemajuan, dan Berdampak, pendirian Fakultas Kedokteran diharapkan menjadi bagian dari transformasi UNIMUGO dalam memperluas kontribusi di bidang pendidikan dan kesehatan serta memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat./TAY

 

Translate »